Demi Narkoba dan Judi Online, Seorang Penggembala Gelapkan 17 ekor sapi majikannya
R (44), penggembala sapi asal Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, ditangkap polisi sebab gelapkan 17 ekor sapi milik majikannya untuk narkoba dan bermain judi online, Syahruddin, Sabtu (23/1/2022). Berita juga menembak kaki R, karena pelaku mencoba melawan balik bersama dengan badik kala ditangkap. Kami telah terima laporan penggelapan 17 ekor sapi pada Kamis untuk judi online.
Kami melacak pelakunya selama 2 hari dan selanjutnya kita menemukannya di sebuah gubuk taman di Desa Lapri. Kami terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur (penembakan) gara-gara diduga pelaku melawan bersama badik,” kata Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Randya Shaktika saat dihubungi, Pada Minggu (23/1/2022).
Lari Ketika Diminta Majikan Menangkap Sapi
Sambil menunggu R, Syahruddin pergi ke gubuk kebun di sekitar lokasi gembala sapi dan tertidur. Saat dia bangun, dia tidak melihat keberadaan R, atau jumlah sapi yang dia pesan untuk ditangkap di awalnya. “R diduga kabur sebab mengira majikannya telah ketahui perilakunya,” ujarnya lagi.
Keesokan harinya, Syahruddin berkeliling melihat sapi-sapi itu dan coba menghitung jumlahnya. “usai perhitungan cermat, tersisa 19 ekor sapi. Padahal jumlah semestinya 36,” kata Randya.
IKLAN : Untuk Anda yang ingin bermain game online penghasil uang asli, Anda dapat mengujungi web kami dan menangkap duwit hingga ratusan juta rupiah Afro-Turk
Jual Sapi Majikan Untuk Dipakai Narkoba dan Judi Online
Hilangnya R dari tempat penggembalaan buat pemiliknya curiga. Apalagi dia tidak menemukan saudaranya yang lain. Sapi di mana-mana. Syahruddin sesudah itu melapor ke polisi. Dari hasil interogasi polisi, R mengaku mulai gelapkan sapi majikannya sejak Juni 2021. tiga kali antara Juni dan Desember 2021.
Ia mendapat untung kurang lebih Rp. 45 juta,” sambungnya. R mengaku duit hasil penjualan sapi itu digunakan untuk membeli narkoba dan bermain judi online. Dalam razia tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. – 1 unit HP merk Oppo, 1 dewasa sapi betina dan anak sapi 2 ekor.
“Kami menduga Pasal 372 KUHP ancaman hukuman maksimal empat th. penjara, kata Randya. Dapatkan update berita pilihan dan berita teranyar setiap hari berasal dari Kami Ayo gabung di grup Telegram . Anda harus install dulu aplikasi Telegram di hp anda.
Prediksi Toto Macau Hari Ini Senin 24 Januari 2022 I Bocoran Toto Macau Paling Jitu Hari Ini